Tips Memotret Air Terjun Untuk Mendapatkan Hasil Yang Keren

Tips Memotret Air Terjun Untuk Mendapatkan Hasil Yang Keren

Air terjun saat ini memang menjadi salah satu destinasi favorit para masyarakat di Indonesia. Hal itu karena air terjun masih menyediakan pemandangan alam yang natural dan juga biaya yang dikeluarkan masih terbilang murah. Malah ada juga air terjun yang tidak perlu membayar tiket masuk. Seringkali juga air terjun menjadi objek yang menarik untuk para pencinta fotografi karena keindahannya. Sayangnya, ada beberapa kesulitan untuk memotret air terjun karena objeknya yang selalu bergerak. Tetapi dari kesulitan itu kita bisa menemukan tips memotret air terjun yang bisa menghasilkan foto yang maksimal.

Memang dasarnya memotret objek bergerak apalagi di alam pastinya akan mempunyai tantangan tersendiri. Banyak kesulitannya seperti cuaca yang tidak menentu, kadang mendung atau malah hujan. Sehingga hal tersebut bisa mempengaruhi pencahayaan yang masuk ke dalam lensa kamera.

Nah untuk itulah akan kami rangkum ulasan singkat tentang tips memotret air terjun agar bisa mendapatkan foto yang keren yang bisa anda upload di sosial media anda. Simak ulasannya dibawah ini:

Tips Memotret Air Terjun

1. Memilih Perlengkapan Yang Tepat

Tips memotret air terjun (5)

Mungkin banyak yang sudah tahu hal yang pertama yang harus dibawa saat melakukan foto di alam adalah memilih perlengkapan yang tepat. Salah satunya selalu usahakan membawa tripod. Karena tripod adalah bagian penting yang bisa membuat gambar yang anda foto lebih tajam atau fokus.

Untuk lensa sendiri, kami sarankan gunakanlah lensa dengan range antara 16mm hingga 300mm. Kalau perlu, tambahkan dengan filter polarize atau CPL (Circular Polarizer Lense) untuk membuat objek lainnya di sekitar air terjun juga terlebih lebih jelas. Percikan air dari air terjun juga bisa membuat lensa anda mudah mengembun, maka bawalah rocket air blaster dan pembersih lensa. Dan yang terakhir bawalah tas kamera yang anti air agar peralatan foto anda termasuk kamera tetap terjaga dari air.

2. Diffuse Light

Tips memotret air terjun (4)

Diffuse Light atau cahaya tidak langsung lebih bagus digunakan untuk memotret objek seperti air terjun. Maka itu cobalah memotret air terjun disaat sinar matahari belum terlalu terang. Seperti di saat pagi hari beberapa saat setelah matahari terbit. Karena cahaya mentari pagi sangat mendukung untuk bisa mendapatkan hasil foto yang lebih maksimal. Jangan terlalu siang, karena memotret air terjun di bawah sinar matahari yang terlalu terang akan menyulitkan anda untuk mendapatkan cahaya yang bagus.

3. Memilih Shutter Speed Yang Pas

Tips memotret air terjun (1)

Tips yang ketiga ini sebenarnya berhubungan dengan yang namanya tripod. Dimana untuk mendapatkan foto yang maksimal anda harus menggunakan tripod dan juga shutter speed yang lebih rendah. Jika tidak menggunakan tripod, foto anda pasti akan mudah ngeblur maka sangat diwajibkan untuk menggunakan tripod.

Anda harus bisa menyesuaikan shutter speed anda dengan kecepatan air terjun itu sendiri. Tidak ada patokan yang pas untuk masalah shutter speed dalam memotret air terjun. Sesuaikan saja dengan feeling anda saat memotret objek air terjun tersebut.

4. Memilih Komposisi

Tips memotret air terjun (3)

Tips memotret air terjun yang berikutnya adalah anda harus pintar dalam memilih komposisi atau angle. Jadikanlah aliran air terjun yang mengalir sebagai patokan anda untuk menentukan fokus yang akan dipakai. Objek yang ada di sekitar air terjun seperti bebatuan dan juga tanaman basah akan membantu anda untuk tetap fokus pada objek tersebut.

Dengan anda menyertakan bagian bawah air terjun tersebut saat memotretnya, justru akan membuat gambar yang sudah anda foto menjadi semakin bagus. Setelah mendapatkan komposisi yang diinginkan, cobalah untuk bereksperimen dengan komposisi lain untuk mendapatkan foto yang berbeda.

5. Exposure Yang Tepat

Tips memotret air terjun (2)

Berbicara tentang exposure, pasti berhubungan juga dengan shutter speed yang sudah dijelaskan di atas. Jika anda menggunakan shutter speed yang lebih lambat, maka anda juga harus memperhatikan exposure yang anda gunakan agar detail air yang didapatkan bisa terlihat jelas. Bila perlu gunakan fitur histogram yang terdapat pada kamera agar anda bisa mendapatkan exposure yang tepat.

Nah itulah tadi beberapa ulasan singkat tentang tips memotret air terjun yang bisa langsung anda praktekkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Memotret objek di alam liar memang mempunyai tantangan dan kesulitan tersendiri tetapi justru disitulah seni fotografi bisa anda dapatkan. Semakin sering anda melatih cara memotret objek di outdoor maka anda akan semakin terbiasa memotret di alam liar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *